Tagged: gunung papandayan

5

Papandayan Weekend Getaway Teaser

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Udara segar adalah obat paling manjur dari asap polusi ibu kota, Jakarta. Beruntung daerah Jawa Barat yang jaraknya hanya beberapa jam dari Jakarta punya banyak pegunungan. Beberapa diantaranya seperti Gunung Papandayan lumayan mudah untuk dinaiki oleh seorang pendaki pemula seperti saya. Nah, sebelum saya bercerita banyak tentang gunung yang berada di Garut ini, mungkin sedikit teaser dulu boleh dong! enjoy!

Tenda yang saya pakai di Papandayan lumayan ngejreng ya ^^ 0

Cerita Papandayan : Malam Terakhir Yang Kacau, Berburu Sunrise Di Hutan Mati

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Sarung yang melingkar di leher saya ikat semakit erat, air di sumber mata air pun semakin dingin seperti es, tetapi saya enggak menghiraukan karena harus mengambil air untuk masak. Secepatnya saya harus membuat diam perut yang terus menerus berteriak minta diisi makananan ini. Perbekalan hanya tinggal beberapa bungkus mie instant yang hanya cukup hingga sarapan esok pagi, jadi mau tidak mau harus berbagi rata dengan kedua teman saya. Seperti pagi hari, memasak dilakukan di depan tenda dengan kompor yang telah dibawa, dan disinilah tragedi yang tidak diharapkan terjadi. Karena memasak didalam kegelapan, saya tidak sengaja menumpahkan mie instant yang sudah setengah matang dimasak. “Baguss!! mie-nya tumpah~~!” Ucap saya dengan sedikit berteriak.

Pondok Salada terlihat dari ketinggian. 8

Cerita Papandayan : Hike The Summit!

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Sesuai rencana, saya beristirahat hingga matahari sudah sedikit turun, dan tidak terlalu panas lagi, sehingga lebih mudah mencapai tegal alun yang hanya 1-2 jam trekking dari tempat saya mendirikan tenda. Agak terkejut juga ketika terbangun ternyata Pondok Salada menjadi ramai. Rasanya jadi lebih mirip persami (red: perkemahan sabtu – minggu) kalau Pondok Salada ramai seperti ini ^^. Saya enggak terlalu memusingkan hal itu, yang ada di pikiran saya adalah, saya ingin secepatnya naik ke Tegal Alun. Saya enggak ingin membuang waktu karena sudah Jam 2 siang. Naik terlalu sore, kemungkinan besar saya bisa turun terlalu malam, dan itu bukan hal yang bagus untuk pendaki pemula seperti saya. Bernavigasi di malam hari lebih sulit dari pada siang hari, apalagi kalau perlengkapannya kurang.

8

Selamat Pagi Papandayan!

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Karena suhu yang begitu dingin diluar, saya hampir saja melewatkan pemandangan cantik pagi hari Gunung Papandayan. Untungnya bayangan pemandangan matahari terbit dari hutan mati di angan – angan, membuat saya bersemangat kembali untuk mengabadikannya. Untuk itu saya perlu lari – lari kecil dengan menembus dinginnya udara gunung papandayan, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari Pondok Salada. Nafas ngos – ngosan, dan badan yang menggigil kedinginan saya hiraukan. Saya enggak menyesal bisa menyaksikan pemandangan pagi hari seperti ini.

Daun muda si cantik Cantigi yang merah merona 5

Mengenal Cantigi Dari Gunung Papandayan

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Asiknya mendaki gunung itu, enggak cuma bisa menghirup udara segar, atau narsis sambil foto – foto pemandangan cakep saja. Tetapi kadang juga bisa mengenal lebih dekat dengan alam, juga mengetahui apa saja yang bisa dimanfaatkan darinya untuk survival (red : bertahan hidup di alam). Seperti perkenalan saya pada Cantigi (red: bukan nama orang) ketika hiking ke Gunung Papandayan kemarin. Ternyata tumbuhan yang kelihatannya tidak terlalu menarik ini mempunyai banyak sekali manfaat.

Pin It on Pinterest