Cara Jadi Travel Blogger Itu Gimana Sih?

Sebelum ngomongin cara menjadi travel blogger lebih jauh, ada perlu di ingat. Jadi travel blogger itu nggak melulu seneng – senengnya aja, akan datang dimana kalian kerja keras, jenuh, kejar deadline atau malah bosen karena gak punya ide buat ditulis ^^. Apalagi kalau niat seriusin pekerjaan (sampingan) jadi travel blogger.

Yakin mau jadi travel blogger?

Oke, saya bilang ini pekerjaan (sampingan) karena memang jika diseriusin, travel blogging itu bisa menambah ((sedikit)) uang saku dan banyak pundi – pundi pengalaman. Enggak mau sombong atau pamer, keisengan saya di dunia travel blogging telah membawa ke beberapa pengalaman menarik tak terduga.  Juga membuat saya mencapai sesuatu yang tidak pernah ada di dalam rencana perjalanan hidup saya sebelumnya.

Seperti terbitnya dua buku saya The Traveler Notes : BALI, THE ISLAND OF BEAUTY dan The Traveler Notes : Bersenang – Senang Di Bali, Betualang Di Lombok.  Dari kecil mana pernah saya punya cita – cita nulis buku? Pengen jadi astronot si iya… Dan.. Semoga kalian sudah punya, paling tidak salah satu bukunya ya. *Uhuk!*

Oke, sebelum teman – teman makin bingung dengan celotehan saya yang dikit – dikit ngiklanin buku, lebih baik mulai baca sebenarnya cara jadi travel blogger itu gimana sih?

1.Jadi Travel Blogger Wajib Suka Jalan – Jalan!

Kalau kalian termasuk orang yang gak suka jalan – jalan, enggak mungkin kalian bisa jadi travel blogger. Apalagi kalau kalian Hikikomori, yang lebih suka mengurung diri di dalam kamar. Jalan – jalan pun nggak melulu harus jauh atau tempat yang menurut orang lain keren!

Cerita pulang kampung, kejadian tak terduga di jalanan atau bahkan hanya jalan – jalan ke museum pun bisa jadi cerita :D. Kecuali kalian anaknya om bill gates yang bisa pulang pergi jakarta – eropa tiap hari, mungkin lebih baik memulai menulis di travel blog dari perjalanan yang dekat dulu. Misal bisa mulai mencoba cerita apa yang menarik di sekitar kalian :)

2. Mau Jadi Travel Blogger Nggak Wajib Pinter Nulis, Yang Penting Mau Belajar

Untuk yang memang sudah berbakat menulis, atau sudah sering menulis hal yang satu ini tidak akan menjadi masalah. Nah, buat yang latar belakangnya enggak ada pengalaman tulis menulis seperti saya, kemauan belajar menulis itu wajib hukumnya jika ingin menjadi travel blogger.

Paling enggak, jangan cuma nungguin saja. Kalau menunggu sampai bisa menulis, mungkin tiap pulang traveling atau jalan – jalan akan hanya berakhir dengan pamer foto di social media saja. Bisa pamer foto bikin orang lain iri, tapi ya cuma sekedar itu saja. Kalau teman – teman mau mulai menuliskannya di blog, nggak akan cuma membuat iri orang lain saja, tapi mungkin akan bakal memotivasi. Keren kan!? :D

Mau tulisan jelek atau bagus, kalian enggak akan tahu sampai menuliskannya sampai selesai. Coba saya dulu nggak pede, atau nggak ngelanjutin nulis di travel blog catperku. Nggak munggkin catperku bisa sampaie sekarang :) Percaya atau enggak, selain  travel blog ini, saya cuma pernah menulis skripsi saja. Itupun cuma dapat nilai A! Lhooo~ Xixixi!

Write Now, Think Later, Revise After! -, Unknown

Yang jelas, mulai saja menulis travel blog, perbaiki seiring perjalanan waktu. Kalau enggak dimulai sekarang, kapan lagi dong?

Catat idemu, tulis ceritamu dimana saja, kapan saja :)
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Catat idemu, tulis ceritamu dimana saja, kapan saja :)

3. Mulai Cari Tahu Platform Blog Apa Saja Yang Enak Untuk Membuat Travel Blog

Entah mau memakai blogger.com, wordpress.com atau mau setup server dan hosting sendiri kalau sudah ramai dikunjungi. Yang jelas kalian enggak boleh terlalu gaptek, kalau mau menjadi travel blogger. Platform blog paling gampang dipelajari untuk pemula adalah blogger.com dan wordpress.com.

Kalau bingung, cari saja buku tentang dua platform blog yang terkenal tadi di toko buku. Ada banyak tutorial kok, gampang lagi. Atau, kalau mau lebih keren lagi bisa beli domain name sendiri, dan server sendiri untuk wordpress self hosted. Tenang, kalau bingung cara bikinnya, tinggal sewa jasa orang untuk setting blog kalian.

Eh, saya juga bisa loh disewa buat setting…. *uhuk, ngiklan mulu*

4. Promosikan Travel Blog Kalian

Ini kadang jadi salah satu bagian penting dari seorang travel blogger juga. Bayangkan kalian sudah nulis selama 7 hari 7 malam, tetapi enggak ada yang baca? Kecuali niatnya untuk diary, curhat, curcol karena nulis tentang GEBETAN… It’s ok! Tapi kalau tulisan kalian memang untuk dibaca orang lain, kenapa enggak di promosiin?

Mempromosikan travel blog kalian juga enggak perlu pasang iklan jitu di koran kok. Paling gampang sih bagikan link tulisan ke social media kalian, bisa juga dengan blogwalking dan berkomentar di travel blog orang lain. Seringnya mereka akan berkunjung balik, dengan tampang sedikit kepo.

“Siapa sih, orang yang barusan meninggalkan jejak?” Kira – kira begitu~

Itu kalau kalian blogwalking lalu meninggalkan jejak dengan komentar. Seringnya nanti pasti ada yang akan mengunjungi balik plus komentar pula. Jadi, jangan meremehkan yang namanya blogwalking, karena ada beberapa travel blogger kece yang makin ngehits karena rajin blog walking! Siapakah travel blogger itu?

5. Mau Jadi Travel Blogger, Harus Rajin Baca!

Ssst ini sebenarnya rahasia, tetapi karena sepertinya sudah banyak yang tahu, jadi saya beberkan terang – terangan saya deh~ Rajin membaca tentunya akan meningkatkan pengetahuan kalian. Paling enggak, dengan semakin banya tulisan yang dibaca alam bawah sadar makin sering merekam pola – pola menulis yang sebelumnya belum kalian ketahui sebelumnya.

Saya belajar menulis dengan cara seperti itu, dari beberapa tahun lalu mulai sering beli buku ini itu, terutama yang bertema perjalanan. Pun saya senang membaca bukan karena ingin jadi travel blogger saja, tetapi karena dari dulu saya memang senang membaca dan saya bosan tiap hari ketemu sama “kode”. Ya! Sudah tau kan kalau saya aslinya programmer yang tiap hari harus bersentuhan dengan “kode”. *sigh*

Berbagai buku, dan tulisan di travel blog lain yang saya baca banyak menghibur saya, juga menambah pengetahuan saya di dunia tulis menulis. Memang tulisan saya belum keren dan kece seperti yang lain, tetapi paling tidak saya merasakan perubahan jika dibandingkan dengan tulisan saya ketika dulu baru memulai menulis di travel blog ini.

Apakah benar begitu?

6. Yang paling Sulit, Dan Tantangan Terbesar… Konsisten Menulis!

Konsisten menulis itu sebenarnya yang paling susah. Ada yang karena kerjaan lain selain menulis di travel blog lagi banyak, ada yang katanya lagi “writer block”, ada juga yang katanya lagi super galau. Eh, yang terakhir itu… kalau saya makin galau biasanya kualitas tulisan makin memuaskan. Paling tidak buat saya sih :D

Tentang konsistensi menulis di blog, kalaupun memang enggak bisa tiap hari menulis. Minimal menulis seminggu sekali, atau kalau enggak dua minggu deh. Sebulan sekali masih bisa diterima sih, tapi yaa, orang kalau lagi nyasar atau blogwalking ke blog kalian baca cerita apa dong? Kalau kalian nulisnya satu tahun sekali, apalagi pas malam satu suro… well, sepertinya kalian enggak cocok jadi travel blogger, jadi dukun aja mandiin Keris 1 tahun sekali, waktu malam satu suro! :p

***

Jalan bareng temen, kadang bisa jadi banyak cerita menarik untuk ditulis :)
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Jalan bareng temen, kadang bisa jadi banyak cerita menarik untuk ditulis :)

Nah, kira – kira ada enam cara menjadi travel blogger berdasarkan pengalaman saya selama ini. Mungkin bukan cara cepat atau bahkan trik cepat jadi travel blogger sukses. Enggak ada yang namanya sukses dalam waktu sekejap. Semua itu perlu perjuangan. Perlu diketahui sekali lagi, pekerjaan travel blogger itu adalah pekerjaan yang menyita waktu, tenaga dan biaya.

Meskipun ada enaknya juga, kalau beruntung bisa terbit menjadi buku, atau ada yang nawarin pasang iklan *pasang dong XD*, atau kalau saingan lagi dikit sih kadang menang lomba~ Tapi itu jarang banget nyahahah, karena banyak travel blogger diluar sana yang memang spesialis ikutan lomba.

Yang jelas, enggak ada ruginya jadi travel blogger! Kalau udah biasa malah jadi ketagihan. Gara – gara blog ini juga ada banyak hal baru yang tidak mungkin saya dapatkan jika saya terlalu serius menjadi seorang programmer saja. Nah, sekarang adakah teman – teman yang ingin menambahkan tips atau cara menjadi travel blogger versi kalian?

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

94 Responses

  1. Haris says:

    Ya sudah, kalau begitu aku menerapkan cara yang ke empat disini, blogwalking sambil meninggalkan jejak haha…
    btw, salam kenal ya, aku sedang merombak personal blog jadi travel blog nih :)

  2. Fahmi (catperku.info) says:

    Salam kenal, makasih sudah mampir ya ^^

  3. Dede Ruslan says:

    aku setuju sama point di atas, bahkan ke kuburan tionghoa pun bisa jadi cerita yg tidak terlalu mainstream :D

  4. okamura silitonga says:

    quotesnya gue sukak ! sekalian coba tips no 4 akh

  5. Beby says:

    Aku uda punya domain en blognya.. Tinggal nulisnya nih yang belom. Ahahah.. :D Kebanyakan traveling tanpa foto, saking menikmatinya.. Dan sekarang nyesel, karena uda banyak yang lupaaaa.. Huhuhu..

    Btw, kadang ada rasa sungkan gitu Bang, mau blogwalking ke travel blogger yang kece en ngeheitz. :(

    • Rijal Fahmi says:

      Masih belom telat kalau mau memulai ^^, gak usah sungkan kalau blogwalking, aslinya mereka itu seneng kok dikunjungi hehee santai sajaa :D

  6. adieriyanto says:

    Poin 6 bikin mak jleb banget. Konsisten menulis dan ngeblog sepertinya agak berat memang. Semoga bulan depan bisa mulai ngeblog seminggu sekali.

    Btw, template blognya jadi lebih ‘bening’ dan enak di mata nih. OK banget :)

    • Rijal Fahmi says:

      Karena sejatinya konsistensi itu memang yang paling berat -,- Ini template dipilih berdasarkan request, kritik dan saran pembaca :D Semoga makin nyaman baca catperku deh hehee :D

  7. Menarik tipsnya Fahmi. Saya makn besemangat jadi travel blogger. :D Salam kenal.

  8. Idah Ceris says:

    Senang ya, bisa mengabadikan perjalanan di Blog. :)

  9. winnymarch says:

    intinya rajinlah sharing pengalaman tentang perjalanan :D

  10. Fahmi Anhar says:

    *manggut-manggut takzim* | sharing is caring

    btw logo barunya ketjeh kak! :)

  11. ayuavenue says:

    Konsisten menulis itu yang susah bangettt.. harus ada motivasi yang kuat dulu. Padahal bahan tulisan banyak banget. Nice post ^^

    • Rijal Fahmi says:

      coba minta motivasi sama orang terdekatnya :p yang penting mulai nulis paragraf pertama deh, biasanya langsung ngalir asal idenya ada :D

  12. kalo aku yang susah itu bagian baca :((
    galau mulu sih, jadi lupa buat blogwalking *halah
    kadang bermodalkan iseng sih kalo mau blogwalking, belum karena kesadaran pribadi. di sisi lain emang belom sempet hehehe

    kalo nulis, menurutku asal orangnya seneng cerita aja bakal jadi sering nulis kok :D

  13. Ijal Fauzi says:

    Waaaah baru pertama kali kunjung ke blog ini, dan ternyata adminnya suka jalan-jalan juga :D Keren!

    Kapan-kapan boleh yo aku ikutan mas, hihihi
    Salam kenal ^^

  14. noe says:

    Kakaak… catper aku isinya curhatan kakaak, hehe. Maklum emak-emak mellow. Haha..

    Btw, kakak barter sm bukuku mau kah? “Backpacking Makassar & Sekitarnya”, aku mau dikasih yg mana aja dr 2 bukunya kakak itu, dua-duanya juga boleh. Hahaha.. *dilempar DSLR*

    • Rijal Fahmi says:

      Ahahaha, aku dulu juga berawal dari blog curhat agak melow lho~ *tapi beberapa tulisan udah aku hapus yang terlalu melow* boleh deh tukeran :D mau buku yang mana, nanti aku cariin dulu yak XD

  15. karina says:

    oke bang
    siap jadi travel blogger tapi butuh modal buat travel dulu hahaha :p

  16. Yg terakhir itu yg sulitnya minta ampung bang, sumpah deh…

  17. Ahmad Faza says:

    keren nih
    banyak sekarang orang kondang jadi traveler blogger
    tapi saya setelah traveler akhir2 ini malah belum sempet nulis2 di blog :D

    • Rijal Fahmi says:

      Sekali lagi, ((konsistensi)) kalau jalan – jalannya ndak perlu jauh, yang penting bisa diceritakan aja ^^ Yuk, mulailah menulis :D

  18. pengin nyontoh abang untuk nulis buku…. #ngaca mana cermin #tulisan sik amburadul hehe

  19. Nah, yang ke-6 itu yang paling susah kakak. Konsisten untuk menulis. Kebanyakan draftnya, pas mau dimulai nulis eh.. tiba-tiba ngeblank. Gagal maning gagal maning day by day. haha..

    • Rijal Fahmi says:

      tulis dulu apa adanya, kalau aku begitu sih. nanti setelah selesai, diemin dulu 1 jam, baca ulang lagi baru revisi pelan -pelan. kira – kira begitu kaka~

  20. Catcilku says:

    Mau dong ajarin jadi travel blogger, apalagi kalau dikasih tiketnya untuk melakukan perjalanan, Pasti dikerjakan dengan senang :)

  21. Agung says:

    blogwalking dulu ah.. he he.. emang keren tipsnya..

  22. Defi @puspitaunique says:

    huhu bermanfaat banget kak,,
    apalagi seperti saya yang sedang ingin mengabadikan perjalanan saya dalam bentuk tulisan..

  23. Mila says:

    Baik kakak… minimal dah praktekin blogwalking, nuhun dikunjungi blog saya yang udah agak debuan karena sepi pengunjung ini :)

  24. jigol says:

    ilmu yang bermanfaat nih… (udah kaya amalan yg tak terputus) terima kasih idcpr

  25. Juanita says:

    Emang tuh yang no.6 paling susah banget dilakukan. Klo ga muncul idenya ya malesnya itu yang datang. Hehehehe.. :)

  26. Dayat says:

    tulisan yg inspiratif dan menarik. semoga tulisan diatas sebagai vitamin bagi sy utk tetap konsisten menulis. salam kenal

  27. siiip, udh dijalanin smua poin2 di atas Mas :D…Awalnya sih aku nulis blog itu gara2 aku suka jalan, tp aku pelupa ;p.. Jadinya dipikir2, sayang amat kalo ga ditulis… lupa gitu aja dong apa yg udh didatangin :D

  28. angki says:

    Ahhh nambah lagi seorang inspirasiku ^-^.9

  29. Arie Okta says:

    ijin nyimak… ^^ review blog ane dong… haha ^_^”

  30. Tips tambahan, ikut komunitas travel blogger contohnya TBI hihi. Secara ga langsung itu banyak membantu. Link utk blogwalking, banyak membaca, belajar dari tulisan temen2 dan penyemangat utk konsisten menulis.

  31. linda says:

    Baiklah, sekarang saya akan mulai ninggalin jejak setiap blogwalking.
    Btw salut sama mas Fahmi yg konsisten banget nulis dan aktif di media sosial. Kadang jam 4 pagi aja ngetweet bagiin link ;)

  32. Aisya Utami says:

    Aku suka jalan-jalan dan beberapa kali mem-posting tulisan perjalananku di blog. Tapi blog-ku ga cuma berisi tentang traveling, Ada juga tag yang memuat, seperti film, atau snapshot yang kujadikan ‘curhatan’. Apa ada kemungkinan dikenal? Atau sebaiknya fokus traveling saja? Tapi aku belum bisa sering traveling.

    • Blog apapun, sebaiknya memang fokus, pun blog gado – gado juga enggak apa. Kalau masalah dikenal atau enggak, tergantung kualitas sama konsistensi sih. Terus kalau niatnya emang bikin travel blog, ya harus traveling. Karena kalau enggak traveling ya nggak dapat konten dong? Traveling di dekat – dekat rumah dulu juga enggak apa, yang penting ide yang ditulis dan dibagikan unik :)

  33. mia kamila says:

    waaaaaoooo….baru tau kalau abang travel blogger ini adalah seorang codingers (programer)… Salam coding bang…hehe

  34. Saya gagal di point terakhir, KONSISTEN

  35. Guri Ridola says:

    Penjelasannya “ngena’ semuanya mas. Konsisten menulis memang yang paling menantang, apalagi kalau mood lagi jelek atau jalan-jalannya kurang sreg.
    Main-main juga ke http://langkahjauh.blogspot.com/ tempat saya menghimpun catatan perjalanan keliling Indonesia yang sedang saya lakukan.

  36. Luthfil Hadi says:

    Saya mulai nulis (lagi) tentang perjalanan karena saat ini lagi susah buat travelling.. makanya cara kangen-kangenan travellingnya ngeblog aja.. Heheh.. Salam kenal bang.. :D

  37. Thank you buat tipsnya, bener-bener membantu :)

    Saya mulai tertarik untuk blogging karena tertular Mas Fahmi nih, semenjak baca buku yang The Traveler Notes: Bali, The Island of Beauty. Sebenarnya bukan untuk nyaingin Mas Fahmi (haha, kalau bisa sih gapapa :p) tapi jadi ingin bisa mengabadikan momen-momen traveling dan juga pengen berbagi tips juga. Seneng pasti bisa ngebantu traveler lain yang lagi cari info.
    Blog saya masih seperti kertas putih dengan sedikit coretan sih, tapi hasrat menulis sudah tergelitik :)

    So, wish me luck, semoga bisa jadi travel bloger kayak Mas Fahmi :D

  38. ninggalin jejak ah. hahaha. maaf tadi sempet main lumpur, lantainya ‘rumah’ kak Fahmi kotor deh. minta tolong kak Putri untuk ngepelin sebelum brkt ke Aussie. hahaha.
    #teruskabur #ninggalinkomentargakbermanfaatsamasekali. :P

  39. Wah ini yang selama ini saya cari… kadang yg paling susah adalah mengingat perjalanan yang sudah lama dilakukan.

    Soalnya kalau habis jalan jalan dilanjut nulis kok terasa kurang pas jd selalu tertunda. Lama lama malah lupa nulisnya wkwkwkw

    Mudah mudah termotivasi ah sehabis membaca ini… mampir di gubug saya ta mas…

  40. Emma says:

    makasih kak infonya….ceritanya sambil nerapin tips blogwalkingnya nih hehehe.
    memang kadang nulis tuh butuh komitmen apalagi kalo lagi sibuk sibuknya. Sukses terus ya!

  41. shafiraira says:

    Kalau misalnya kasih cerita tp cerita lama gapapa kan ya? Sebenarnya byk bgt cerita perjalanan tp kebanyakkan dah cerita lamaa plus foto2nya malah suka ga ada karena entah hilang atau malah ga kepikiran untuk foto. Kalo foto ambil dr google kan rasanya kurang gimana…

  42. izandi says:

    Travel blogger..impian yang terpendam, sekarang malah jadi blogger matre :D

  43. konsisten menulis, tantangan paling berattt…. hahahaha… tp setuju banget, ga ada ruginya jadi travel blogger! :)

  44. Hari JT says:

    Setuju banget tuh sama yg terakhir om. Paling sulit itu konsistensinya. Paling banter semangat ngelola blog aja 2 tahun.

  45. jonathanbayu says:

    dari dulu udah suka traveling sih, tapi sekarang baru nyoba utk nulis di blog hehe, maklum traveling masih dibiayai ortu :D jd paling susah ya konsisten menulisnya itu :( Makasih om tips triknya, mampir2 ke jonathanbayus.wordpress.com yg masih berumur 4 hari xixixi

  46. Nadine says:

    Haloo Om, salam kenal. Makasih banyak atas post ini, informasinya sangat bermanfaat Om. Memang benar om, tadinya takut bikin travel blog karena takut kurang konten, dll. Ternyata apapun bisa ya dijadikan artikel, hehehe. Aku udh sering baca2 disini, dari mulai ga punya travel blog sendiri, sampai akhirnya sekarang udah punya dan sudah ada pembacanya…..so thank you so much yaa om :)

  47. saepul hamdi says:

    Terimakasih, sangat bermanfaat :)

  48. Rizka says:

    Setuju sama semua point nya, apalagi yang nomer 2. Tulisan saya jauh dari kata bagus tapi gimana mau belajar kalau gak ada yang pernah ditulis. Thank you for sharing! :)

  49. Ari Susanto says:

    Aih, bang… Poin terakhir itu memang sulit ya.. xD mencoba konsisten nulis sampe dibikin note di atas monitor gede2… “TULIS BLOG WOI!” ahahaha… Walaupun gitu tetep aja masih enggak konsisten!

  50. Qhibil says:

    Mau tanya om, kalo traveling udah sekitar 2 tahun silam apakah salah bila baru diposting akhir-akhir ini? *maklum baru belajar ngeblog* hehe

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: