#Backpackmoon : To Pa-Pa-Paradise!

“Aku maunya ke Gilii, Gili Trawangan! Aku mau kesana”

Dari sebelum resepsi pernikahan kami, hingga sepulang saya dari Sulawesi sepertinya Gili Trawangan tidak bisa jauh – jauh dari pikiran saya. Memang pada bulan September 2014 ini saya baru saja menikahi mantan pacar saya putrinyanormal.com. Namun karena ribetnya resepsi pernikahan yang harus dilakukan dua kali dan beberapa rencana terduga seperti saya yang harus pergi ke sulawesi, kami jadi tidak punya rencana pasti untuk honeymoon.

Istri saya belum pernah ke Gili Trawangan, sementara saya sudah pernah jogging dan gowes seru sekali disana. Oke, saya kan belum pernah honeymoon kesana? Kalau dulu ke Gili Trawangan waktu masih “jomblo” sepertinya bakal seru kalau mengunjunginya lagi berduaan sembari bernostalgia. Cara mencapai gili trawangan masih sama seperti dulu, bisa terbang langsung ke Bandara Internasional Lombok Praya, atau ala lompat pulau, lewat jalur darat seperti kami yang berangkat dari Blitar.

Ke Gili Trawangan dari Bangsal Totalnya IDR 16.000
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Ke Gili Trawangan dari Bangsal Totalnya IDR 16.000

Alternatifnya ke Gili Trawangan dari Pelabuhan Bangsal bisa naik fastboat terjadwal.
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Alternatifnya ke Gili Trawangan dari Pelabuhan Bangsal bisa naik fastboat terjadwal.

Yang pasti, pelabuhan bangsal adalah pelabuhan yang menjadi tempat masuk ke Gili Trawangan. Dari  Bangsal kami menumpang public boat dengan membayar IDR 13.000 per orang untuk tiket perahu, IDR 2000 untuk tiket masuk pantai dan IDR 1000 untuk peraturan pemerintah no 6 tahun 2009. Totalnya adalah IDR 16.000 per orang untuk menuju Gili Trawangan. *naik drastis dari terakhir kesana cuma IDR 10.000*

Tanpa banyak protes kami segera berangkat menuju Gili Trawangan, lebih cepat lebih baik. Karena biasanya kondisi laut sore hari lebih bergelombang. Dan itu kami alami di sepanjang perjalanan menuju Gili Trawangan. Oke, bahkan perahu yang kami tumpangi sempat hampir oleng karena menerjang gelombang yang lumayan tinggi. Saran saya, kecuali ingin sekalian merasakan adrenaline rush, mending naik fast booat saja yang minim goncangan.

Yang tidak berubah, public boat menuju Gili Trawangan selalu penuh!
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Yang tidak berubah, public boat menuju Gili Trawangan selalu penuh!

“Selamat Datang Di Gili Trawangan” Tulis di sebuah papan yang pasti dipakai untuk foto narsis oleh siapapun yang baru mendarat disana. Tidak banyak yang berubah dari Gili Ttrawangan, kecuali sekarang semakin ramai, lebih banyak cidomo dan agak kurang nyaman untuk berjalan kaki. Apakah Gili Trawangan menjadi ramai karena tulisan saya : “Jalan – Jalan Seru Pagi Hari Di Gili Trawangan“?

Saya tidak tahu, tapi yang jelas untuk hari biasa, Trawangan masih terlalu ramai. Kalau liburan bagaimana coba? Karena ingin segera beristirahat, kami langsung menuju resort yang sudah saya booking sebelumnya. Harapannya sih, segera bisa berendam di kolam atau bersantai di pantai.

Namun ternyata pesanan hotel kami di Laguna Gili Resort bermasalah, bahkan setelah dibantu oleh travel agent yang memesankan hotel tidak berguna. Seorang staff Laguna Gili Resort yang menangani pemesanan pun menanggapinya dengan jutek, seakan kami enggak sanggup membayar :|

Gara - gara bermasalah di booking hotel, dapet disini deh~
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Gara – gara bermasalah di booking hotel, dapet disini deh~ Free wifi, itu penting XD

Karena istri saya sudah malas, kami tidak jadi menginap di Laguna Gili Resort yang staffnya jutek tadi. Untungnya kami ke Gili Trawangan ketika low season. Mencari penginapan di Gili Trawangan ketika low season itu gampang banget.Tinggal jalan kaki saja sambil melihat – lihat, pasti ada yang menawari sebuah kamar. *villa mas villa~ #loh kalau itu di puncak deh*

Tanpa memerlukan waktu yang lama, kami dengan gampang mendapatkan penginapan. Dejavu Hotel, itulah nama hotel yang kami tempati selama berada di Gili Trawangan. Dejavu Hotel sebenarnya lebih cocok untuk orang yang mau mengambil lisensi diving dari pada pasangan hanimun seperti kami. Namun karena hotelnya yang unik, punya outdoor bath, kolam renang yang segar, kami pun mau memilihnya. Pun sebenarnya alasan utama memilih tempat ini adalah karena berada dekat pantai! :D

Oke, sekarang waktunya bongkar ransel sebelum mulai meng-eksplore Gili Trawangan berduaan ^^ *Eh, mau menginap di Dejavu Hotel Juga seperti kami? Booking deh langsung di sini*

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

13 Responses

  1. mawi wijna says:

    Saya malah penasaran di Gili Trawangan apa ada semacam homestay yg menyatu sama kehidupan warga gitu. Kalau penginapan kayak gini kan umumnya menyasar wisatawan asing. Penasaran aja sih pingin tahu lebih dekat kehidupan warga lokal di Gili Trawangan.

  2. Selamat honeyforever, jika honeymoon berarti madunya cuma bertahan sebulan mas..Hahaha
    Penginapannya keren yah, ada swimming poolnya, sewa permalamnya berapa?
    Kok bisaLaguna resort bermasalah,bookingnya pake website apa? kok bisa batal.

    • Rijal Fahmi says:

      Wah, iya ya benar XD kalai honeymoon cuma sebulan :D. Yang saya tempati itu semalam 650 ribu, agak mahal, tapi karena honeymoon ya sudahlah ndak apa :D. Kalau agent yang bermasalah itu karena saya pesan lewat aplikasi yang namanya hotel quickly, terus si agent yang ngurusi lagi bermasalah sama pihak resort. gak jadi deh, tapi si Hotel Quickly jadi kasih voucher 100 USD gara2 masalah enggak enak ini. ehehee

  3. Beby says:

    Giliiiii.. Aku rindu Giliiiiii! *menatap layar lappy dengan mata berkaca-kaca*

    Itu kenapa di foto kolam renang ada beberapa baby? Pertanda inih, Baaaang! Wakakakakkk.. :D

  4. Beby says:

    Pertanda bakalan cepet dapet baby! Mihihihi.. :P *senyum senyum ganjen

  5. asiikkkkkk…..kangen gili trawangan deh jadie…hehe…lama ngak ke sono…pengin nge liput sisi lain gili Trawangan hehe

  6. alvi kamal says:

    Wew jadi jealous… selamat ya… kok para travel blogger gak diundang… hehehe :D

  7. Pejalan Kaki says:

    wuooo keren banget :D sumpah ini keren banget bang :D

  8. Dzulfikar says:

    Kayaknya gw harus kesini ngajak anak bini hahahaha

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: