Pengalaman Asik Bermain Rafting di Sungai Pekalen

Ini adalah guest post dari Wandry, seorang IM geek yang menyukai aktifitas traveling dan touring untuk menikmati indahnya alam Indonesia. Untuk mengenal lebih personal, teman-teman bisa mengunjunginya di sini.

Berlibur ketempat yang biasa-biasa saja cukup membosankan bagi saya, karena hanya bisa melihat pemandangan tanpa ikut terjun langsung merasakan kenikmatan alam semesta. Selama ini saya ingin sekali berwisata ketempat yang lebih menantang karena sensasinya sangat terasa dan saya jadi seperti bersatu dengan alam sekitar. Dengan latar belakang ini, saya mencoba cerita ke sahabat saya, dan beberapa teman saya memberikan saran yang berbeda-beda, mulai dari Citarik, bukit Langkisau, dll.

Sebenarnya saya cukup tertarik dengan Citarik karena memang sudah pernah mencoba sebelumnya, tapi saya ingin coba tempat rafting lain yang lebih menantang lagi. Saya coba cari info di internet dan menemukan Sungai Pekalen yang terletak di Probolinggo, Jawa Timur dan ternyata inilah tempat yang saya idam-idamkan. Tempat yang penuh dengan tantangan, dan jujur saya takjub dengan Sungai Pekalen ini.

Rafting di Sungai Pekalen bisa sangat menyenangkan loh :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Rafting di Sungai Pekalen bisa sangat menyenangkan loh :D

Pencarian tentang Sungai Pekalen pun berlanjut ke forum-forum dan komunitas rafting untuk mencari info seputar akomodasi, transportasi dan penyedia sarana rafting di sana. Keinginan kuat saya ini berujung ke teman-teman dan saudara saya. Kenapa? Ya, saya coba mengajak mereka *sedikit memaksa hehee*.

Untuk merasakan petualangan di Sungai Pekalen, setelah membujuk kesana kemari, akhirnya saya berhasil mengajak 10 orang. Dari situ, semangat saya langsung tumbuh berlipat ganda, dan mulai cari tiket pesawat ke Surabaya. Seperti biasa untuk urusan tiket ini saya selalu cari di Traveloka.com atau Tiket. Sejauh ini layanan mereka termasuk yang terbesar dan terpercaya di Indonesia. Dari hasil pencariannya, saat itu harga tiket pesawat di Traveloka.com ternyata yang paling murah. Ya kisaran 10 ribu rupiah bedanya dibandingkan layanan tiket lainnya.

Lumayan banget kan kalau pesannya sekitar 10 orang hehee. Beres di urusan transportasi, maka saya lanjut ke pencarian penyedia rafting di Sungai Pekalen, dan waktu itu saya menemukan Noars dan Songa. Pilihan saya akhirnya jatuh ke Noars, karena merasa lebih klik aja hahaha. Saya pilih jalur rafting di Pekalen atas yang konon jauh lebih mantab dibandingkan dengan Pekalen bawah.

Saya berangkat hari Kamis pagi pagi sekitar pukul 7.40 Wib dari Bandara Soekarno Hatta menuju bandara Juanda, Surabaya. Perjalanannya alhamdulilah lancar dan sampai di Surabaya jam 9.00 WIB. Dari bandara kami langsung lanjut ke ke tempat tujuan dengan melewati Sidoarjo, Pasuruan, sampai ke kabupaten Probolinggo. Lokasinya ada di desa Ranu Gedang, kecamatan Tiris dan dari jalan besar yang ada petunjuk jalan ketempat lokasi ini masih harus menempuh jarak 15 km lagi.

Sesampainya dilokasi , kami masih harus berjalan kaki lagi melalui jalan setapak menuruni lembah hingga sampai ke sungai. Setelah itu, adrenalin kami langsung meningkat drastis karena melihat keindahan alam dan derasnya arus Sungai Pekalen. Yeaahh..! Inilah saat-saat yang saya tunggu *ngomong dalam hati*.

Sebelum dimulai, perahunya dipompa dulu dan sambil menunggu persiapan kami diberikan briefing dari guide kami serta instruksi-instruksi yang harus kami jalankan ketika melalui arus-arus di Pekalen. Di arena rafting/arung jeram Pekalen ini terdapat puluhan arung jeram yang kami harus lewati dengan ketinggian mencapai 1 -2 meter.

Masing-masing arung jeram memiliki nama tersendiri. Yang pertama bernama “Selamat” yang memiliki ketinggian 2 meter, dan lokasinya hanya 10 meter saja dari tempat persiapan wkwkwk. Lumayan membuat jantung berolahraga heheee. Berdasarkan levelnya, Sungai Pekalen memiliki tingkat atau level 3 kecepatan derasnya air. Untunglah kami mencoba berarung jeram di sore hari karena diwaktu ini lebih panjang dari pada pagi dan siang hari dan tentunya lebih berasa sensasinya.

Setelah beberapa menit mengarungi derasnya Sungai Pekalen, sampailah kami di air terjun indah yang terus dibicarakan oleh guide kami sebelum keberangkatan. Air terjun ini terlihat seperti tirai yang menutupi bagian tebing didalamnya. Bentuknya yang lebar dan seperti jejeran air terjun yang bersebelahan satu sama lain, membuat pesona alam di Pekalen jadi lebih asri dan menakjubkan. Uniknya, waktu melewati sisi air terjun ini, kami mencium bau yang cukup menyengat dari balik air terjun. Menurut guide kami, bau tersebut merupakan bau dari sekumpulan kelelawar yang mendiami lokasi tersebut.

Setelah hampir 2 jam menikmati puluhan jeram yang ada di Pekalen, waktunya untuk istirahat. Kondisi energi dan fisik kami yang sudah cukup terkuras di obati dengan hadinya pisang goreng hangat dan susu jahe. Waduh, entah kenapa saat itu rasanya nikmat sekali minum susu jahe disana.

Matahari sudah mulai redup sinarnya dan itu tandanya waktu sudah sore. Tur di Sungai Pekalen ini sudah berakhir, puas sih tapi ada rasa sedih juga karena sudah selesai *dan masih kurang*. Kami lanjut ke bersih-bersih diri dan makan besar. Hidangan lauk yang cukup sederhana ini terasa nikmat di mulut. Sebenarnya karena rasanya memang enak sih haha.

Secara keseluruhan petulangan kali ini selesai dengan sukses. Rasa puas, adrenalin yang mengalir deras, pemandangan alam yang luar biasa, sambutan hangat dari Noars dan hidangan yang nikmat melengkapi asiknya berarung jeram di Sungai Pekalen. Kalau anda ingin mencoba liburan yang penuh tantangan, maka kudu coba nih Rafting Pekalen di Probolinggo, dijamin akan ketagihan seperti saya! heheee.

Ps : Tertarik menulis guest post yang berhubungan dengan traveling di travel blog catperku? Kirimkan tulisan kalian ke email [email protected] deh :D

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

12 Responses

  1. Belom pernah rafting, pengen banget tapi gak bisa berenang huhuuuuuuu

  2. Wahana yang sangat cocok untuk menaikkan adrenalin…olah raga dapet…olah mata juga jadi fresh…pemandangannya bagus… :)

  3. Sriyanto says:

    wah baca artikel ini jadi pengen rafting, belum pernah rafting soalnya haha

  4. fathur says:

    wah wajib mencoba ke pekalen nih :D

  5. ika says:

    rafting pertama kali di pekalen,udh exciting banget.seru sih,tp dalem ati kok “ohh begini ya rafting?kok ga basah?” maksudnya ga ada aksi jatoh2 trus perjuangan lolos dr jeram,dan cuma bentar banget rasanya..hahhahaha

  6. Tatang says:

    wah makasi post nya ,

  7. Febri says:

    Kalau Sekarang biayanya berapa ya min ?

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: