7 Social Media Ini Sangat Berguna Untuk Para Travel Blogger

Ada beberapa orang yang bilang, dalam Blogging atau Travel Blogging itu yang paling penting adalah konten. Yang penting menulis saya, secara terus menerus, itu sudah cukup. Iya, saya tidak menepis kalau memang konten adalah RAJA, content is the king terutama dalam travel blogging. Tanpa konten yang bagus, sebuah travel blog akan cepat ditinggalkan para pembacanya.

Untuk yang percaya kalau dengan menulis konten saja sudah cukup, kalian harus bisa menulis paling tidak selevel Agustinus Wibowo atau seperti Mbak Trinity kalau mau ngehits! Sementara untuk saya yang masih pemula dalam hal tulis menulis. Saya harus berusaha tidak hanya dengan konten yang bagus, tetapi juga pemasaran yang tepat dan tidak terlalu menghabiskan banyak biaya. Pun tanpa berhenti, saya selalu belajar bagaimana menulis yang baik.

Menggunakan social media untuk promosi travel blog adalah salah satu kuncinya. Paling tidak berdasarkan pengalaman saya selama satu tahun lebih ini, dengan serius promosi dan branding travel blog catperku di social media. Secara perlahan makin banyak orang yang mengenal travel blog catperku. Parameter yang paling gampang untuk mengukur keberhasilan dari promosi di social media itu adalah, makin banyak direct traffic dan bertambah banyaknya search keyword “catperku“.

Percaya atau enggak, social media memaksimalkan exposure dari travel blog catperku. Atau sederhananya, makin banyak yang mengenal travel blog catperku.

Nah, untuk social media yang serius saya gunakan untuk promosi kira – kira apa saja sih? Begini, di dunia internet ini ada banyak banget social media yang bisa digunakan untuk promosi travel blog. Tetapi, dengan beberapa riset sederhana dan pengalaman penggunaan, 7 social media ini sangat berguna untuk para travel blogger. Kira – kira apa saja itu?

1. Facebook

Akun Facebook catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun Facebook catperku

Social media yang satu ini memang yang pertama kali saya gunakan, terutama setelah Friendster sudah tidak terlalu menarik lagi. Awalnya saya mendaftar Facebook untuk sekedar terhubung dengan teman lama, dan iseng cari jodoh. #lho. Bahkan saya membuatnya sebelum saya membuat travel blog catperku.

Namun, lama kelamaan kalau Facebook dengan fasilitas Facebook Page-nya bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan travel blog catperku. Akhirnya travel blog catperku sendiri mempunyai official facebook page-nya disini. Pun menurut saya facebook sekarang ini kian meredup, social media ini masih lumayan bagus untuk mendapatkan referal traffic dan sedikit bagus untuk branding.

2. Twitter

Akun Twitter catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun Twitter catperku

Pertama kali saya kenal social media yang satu ini, saya benar – benar tidak ngeh dengan fungsinya. Apalagi dengan batasan karakternya yang cuma 140. Saya pikir, mana cukup untuk berbagi dengan hanya 14o karakter? Pun, lambat laun saya menyadari, betapa berguna si social media bernama Twitter ini. Analoginya, twitter ini adalah social media yang mewakili promosi dari mulut ke mulut di dunia nyata, tetapi dibatasi dalam 140 karakter, pesan yang pendek tapi tepat sasaran. Suatu konten bisa begitu viral, jika dianggap menarik oleh para penghuni twitterland.

Contoh sederhana adalah video ini yang satu minggu sebelum menjadi viral masih memiliki beberapa ratus view. Namun, ketika ada yang membaginya di twitter, dan kemudian menjadi viral karena di-tweet juga oleh beberapa akun twitter yang ber-follower banyak, ketika saya bagikan di tulisan ini sudah mencapai 517.780 views! Keren!

Nah! Itulah kedahsyatan dari social media bernama twitter, bukan seberapa banyak jumlah followermu. Tetapi bagaimana konten yang kamu buat bisa begitu mempegaruhi orang lain dan kemudian menjadi konten yang viral! *catet ya*. Meskipun kalian mempunyai follower yang sedikit, dengan konten yang menarik dan bisa menjadi viral, twitter akan sangat berguna. Sampai sekarang ini saya memiliki dua akun twitter  di @catperku dan @idbcpr. Sudah pada follow kah? :D

3. Instagram

Akun instagram catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun instagram catperku

Saya termasuk pengguna baru Instagram, baru mulai mendaftar sekitar 1 tahun yang lalu. Instagram ini adalah sebuah social media untuk berbagi foto. Sebagai seorang travel blogger, setiap kali traveling saya pasti menghasilkan banyak foto. Sayangnya tidak semua bisa saya tampilkan di travel blog catperku.

Nah, dari pada foto – foto tadi membusuk dan menjadi sampah di dalam hardisk, kenapa tidak saya bagikan saja? Dan Instagram adalah tempat yang paling pas untuk berbagi foto – foto tadi. Pun saya belum sebagus para instagrammer lain yang sudah lebih berpengalaman. Tetapi saya sudah mulai berbagi foto bertema traveling di dua akun @catperku dan @idbcpr. Follow yak ^^

4. G+

Akun Google Plus Catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun Google Plus Catperku

Oke, awalnya saya tidak beminat dengan social media yang satu ini. Karena mengelola dua akun socmed Twitter dan Facebook saja sudah agak kewalahan. Namun, karena G+ ini satu paket dengan akun google mail saya (GMAIL). Jadinya saya iseng mencoba dan sedikit riset tentang social media yang satu ini.

Selidik punya selidik, ada beberapa netizen dan seo expert yang bilang, memiliki akun G+ dan berbagi tulisan di social media yang satu ini bisa berdampak baik terhadap SEO sebuah website. Oke, karena saya begitu peduli dengan SEO dari travel blog catperku, saya memutuskan untuk mulai aktif di social media G+ ini.

Pun pada akhirnya saya menemukan, kalau berbagi foto traveling di G+ juga menyenangkan! Menurut saya, G+ ini merupakan social media yang akan terus berkembang dengan baik kedepannya. Jadi tidak ada salahnya untuk mulai aktif disini dari sekarang :D

5. Linkedin

Akun Linkedin catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun Linkedin catperku

Ya, Linkedin! Mungkin tidak akan banyak berguna untuk membagi tulisan atau konten disini, karena sepertinya Linkedin ini lebih banyak terisi oleh para geek seperti saya. Awalnya saya punya akun ini juga untuk menaruh portofolio saya sebagai programmer.

Namun sekarang ini sepertinya Linkedin tidak cuma berisi para professional dari bidang IT saja. Dari sedikit riset saya akhir – akhir ini, saya mulai menemukan banyak travel blogger yang membuat portofolio onlinenya di Linkedin. Saya pun juga mulai menambahkan portofolio saya sebagai travel blogger di akun Linkedin saya. Efeknya, ada beberapa yang memberikan saya project yang berhubungan dengan travel blogging karena membaca profil saya di Linkedin. Nah, ada yang mau mencoba? :D

6. Youtube

Akun Youtube catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun Youtube catperku

Err, semoga saya tidak salah memasukkan Youtube sebagai social media. Pun, Youtube adalah salah satu tempat bebagi video yang paling menarik buat saya. Terutama karena video yang diunggah bisa di-embedd kedalam tulisan di travel blog catperku.


Salah Satu Travel Video Yang Saya Buat.

Selain itu, sekarang ini sudah waktunya seorang travel blogger tidak hanya bebagi konten dengan tulisan saja. Saya mulai sedikit belajar bagaimana membuat travel video yang baik, lalu membagikannya di akun Youtube catperku. Paling tidak, konten berupa video akan menjadikan travel blog catperku menjadi lebih berwarna. O iya, akun youtube saya di bisa dilihat disini. Jangan lupa subscribe ya :p

7. Path

Akun Path catperku
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Akun Path catperku

Meskipun saya mempunyai akun Path, sebenarnya saya bukan anak Path banget. Karena ada batasan teman yang bisa di add di Path ini. Kalau tidak salah sekitar 500 ya? Namun, jika circle teman – teman kalian cukup bepengaruh, ada baiknya juga aktif di social media Path. Meskipun tidak sekuat twitter, Path juga termasuk social media yang berpotensi membuat viral suatu konten.

Naah, jadi bagi travel blogger, punya social media itu merupakan pelengkap. Tidak wajib, tetapi kalau punya akan lebih baik. Terus, kalau sudah punya jangan ditinggal begitu saja, dimanage dengan baik, kalau mau jadi travel blogger yang serius. Duh, nambah deh kerjaan, makin capek aja jadi travel blogger yak :P *terus pada nggak mau jadi travel blogger*

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

46 Responses

  1. gallant says:

    sejauh ini cuma punya FB pribadi (bukan fanspage), twitter, sama instagram. kalo google plus sih ada tapi cuma untuk pribadi. kayaknya nanti bikin akun google plus yang integrasi sama blog aja. yutub juga ada tapi sebagai penikmat bukan pembuat, kalo linkedin sama path emang gak punya. dua-duanya karena belom tertarik. :D

    • Rijal Fahmi says:

      Awalnya dulu gitu, cuma buat seneng – seneng aja~ tetapi karena ngelihat fungsinya dan mulai serius bikin travel blog, jadi kebawa deh punya macem – macem buat support promosi travel blog :P

  2. nonadita says:

    Kalau aktif dan ingin mengoptimalkan semua social media di atas, kayaknya butuh admin pribadi yah hehehe

    • Rijal Fahmi says:

      Hehee, kalau full time blogger bisa dilakukan sendiri, kalau enggak dirotasi, beda hari beda yang di maintenance. Tapi ada satu yang prioritas. Twitter dan facebook aku prioritasin, sementara instagram paling cuma perlu update sekali sehari, path masih iseng, terus G+ kalau sempat :D

  3. Sampai sekarang masih belum ngeh dengan Path, ndeso kali ya saya hahaha. Memaksimalkan yang ada dulu lah :)

  4. Aku punya tapi males update kak, itu sama aja di tinggalin yaaa ???? hahaha

  5. aku follow instagramnya ah…. :D

  6. philardi says:

    whoaa…kayaknya akun G+ harus mulai diaktifin niih….
    thanks for the info..

  7. gunadi firdaus says:

    kalau aku, lama-lama jadi repot ngurus medsos. akhirnya focus di blog saja..mas Rijal, hehe. lebih asyik.

    • Rijal Fahmi says:

      Hehee, memang repot kalau diurus bebarengan, jadinya harus gantian, kalau punya waktu dalam seminggu diurusin sehari saja :D

  8. Si Ochoy says:

    Aku punya semuanya! Tahun ini mau dimaksimalin satu persatu untuk personal branding :D

    Duh kecuali path sih :| Demi move on harus hapus si Socmed Satu itu..

    Jadi berpikir ulang untuk buat path baru..

    • Rijal Fahmi says:

      Bagaimanapun social media adalah salah satu tools yang tepat buat branding, tahun kemaren aja banyak brand yang maksimalin branding mereka lewat social media. Dan itu banyak yang berhasil. Kalau bermasalah sama move on, hapus aja path lama, bikin lagi baru khusus buat branding :D

  9. Si Ochoy says:

    Hahaha.. Ide bagus itu mas Fahmi ;)

    Hmm jadi penasaran, semakin gencarkah perusahaan dan brand menggunakan socmed tahun ini. Masih atau tidak? Atau justru ada trend baru :D

    Eh kok aku gak dapet email notifikasi mas fahmi bales komen ku ya :| Padahal udah subscribe..

    • Rijal Fahmi says:

      Tahun ini sepertinya blog yang dukungan social medianya kuat mulai dilirik :D paling enggak itu prediksi beberapa orang yang serius menggeluti digital marketing. “Eh kok aku gak dapet email notifikasi mas fahmi bales komen ku ya :| Padahal udah subscribe..” <~ yang ini memang sering error gitu :( entah kenapa, karena travel blog ini wordpress self hosted. Jadi kadang agak kacau.

  10. Rullah says:

    6 sosmed yang aku pakai kecuali Path mas :-)
    Benar-benar membantu untuk promosi blog haaa

  11. ranzha says:

    om… aku suka mengunjungi situs ini tapi fontnya kurang kereng jd aga sulit membacanya dgn -santai- hehehe

  12. Gara says:

    Cuma LinkedIn yang belum ada :haha

  13. Beby says:

    Uhwow.. Polowernya.. :D

  14. Ranselijo says:

    Aku baru pindah domain. Semoga belum terlambat untuk personal branding lagi. Menurut Fahmi, jika kita masih punya blog perjalanan sebelumnya, kemudian ganti domain, perlu disalin kah tulisan sebelumnya atau re-writing aja? Thanks :)

  15. unita says:

    Aku termasuk yang search dengan kata kunci catperku :) Tadinya aku juga mikir buat blog untuk kepuasan pribadi aja, tapi lama-lama mulai sharing di facebook. Ternyata emang lebih asik dan jadi semangat nulis. Misi untuk berbagi lewat tulisan tercapai. Walaupun isi blog ku masih random sih. Thanks ya tulisan ini membuatku berpikir untuk pake G+ juga. Hehehe

    • Rijal Fahmi says:

      Hahaa makasiih :D anyway, social media memang bukan yang utama di travel blogging. tetapi bisa sebagai pendukung yang bagus buat branding travel blogmu :)

  16. Pandu Aji says:

    Punya semua kecuali Path, semua autopost kalau ada postingan baru di blog :D

  17. Ternyata saya ketinggaln informasi nih tentang media sosial semua ini, makasih infonya ya gan…

  18. Jelajah Gunung says:

    Aku lagi ngalamin males nulis di website atau blog nih, kenapa jadi asik nulis di jejaring sosial yah gan

  19. insanwisata says:

    hehe. mungkin semuanya sudah tak pake. Tapi gimana cara optimalisasinya ya? :)

  20. Baru bbrp bulan ini aktif di G+ ternyata lumayan juga dampaknya, makasi infonya mas

  21. Keke Naima says:

    saya bikin semua akun socmed yang disebut di postingan ini. Tapi, cuma Path yang sekedar punya akun. Alias gak aktif sama sekali di Path :D

  22. Yudi Randa says:

    dari tujuh, yudi nggak punya ig dan path. makin banyak sosmed makin keteteran mas hehehe
    maklum, saya masih Abegeh di blog dan dunia lunamaya.

  23. cuma G+ yang ga terlalu aktif. kalo saya kadang lebih suka kasih teaser photo2 perjalanan di Instagram, kemudian di konek ke FB dan Twitter. Lalu bgitu pulang traveling sebisa mungkin langsung di update di blog.
    Kira2 bener ga metodenya?

    Lebih bagus lagi sih kalo semua digital assetnya nyambung dan terkoneksi satu sama lain dengan tema yang sama….tapi saya blom ter-organise dengan baik

  24. joseph says:

    pakai semua kecuali G+ soale sepi juga, jarang ada yang buka mas :D

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: