4 Tips Mencari Hostel/Hotel Ketika Traveling Versi Catperku

Mencari hotel/hostel ketika traveling adalah salah satu hal yang paling krusial. Paling tidak, menemukan tempat bernaung sementara yang sesuai keinginan ketika liburan atau traveling singkat bisa sedikit menenangkan hati. Piikiran bisa lebih fokus ke bagaimana menghabiskan masa liburan yang maksimal dan menyenangkan nanti.

Buat saya, proses mencari Hostel/Hotel ketika traveling itu enggak pernah ribet. Tidak perlu banyak syarat harus ini, harus itu, harus sama pacar #eh. Yang penting tas bisa ditaroh, dan saya bisa bebas lari kesana dan kesini. Karena, biasanya kalau ribet, panik dan terlalu bingung mau menginap dimana, malah enggak bisa mendapatkan tempat yang pas untuk menginap. Dan itu berarti B-E-N-C-A-N-A!

Penting! Persiapan Mencari Hostel/Hotel!

Menentukan dimana menginap bisa dilakukan sebelum berangkat traveling atau bahkan saat traveling itu sendiri. Biasanya saya selalu memanfaatkan internet untuk mencari hostel/hotel, baru kemudian memesannya jika rencana traveling sudah tergambar jelas di kepala. Paling tidak, saya pastikan rencana tadi tidak akan banyak berubah ketika di jalan.

Fitur booking dengan peta yang jelas dengan lokasinya seperti ini akan lebih memudahkan untuk mencari penginapan yang sesuai dengan keinginan
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Fitur booking dengan peta yang jelas dengan lokasinya seperti ini akan lebih memudahkan untuk mencari penginapan yang sesuai dengan keinginan

Beda lagi jika rencara traveling rentan berubah, atau bahkan tidak pasti dan random seperti ketika saya backpacking ke Jepang kemarin. Jika seperti itu, saya pasti memanfaatkan fasilitas booking online hanya untuk syarat mendapatkan visa atau semacamnya saja. Selain itu, saya hanya mencari daftar informasi hostel/hotel sebanyak – banyaknya, terutama di kota yang akan saya lewati nanti.

Dengan begitu, paling tidak saya akan lebih mudah mencari hostel/hotel yang sesuai budget. Karena saya telah mencari informasi dengan detil sebelumnya. Jangan seperti saya ketika traveling ke Makassar beberapa tahun lalu. Saya lupa menyiapkan list tempat menginap yang ada di pusat kota Makassar. Waktu itu forum backpacker atau sosial media seperti twitter belum booming seperti sekarang.

Hasilnya saya harus berjalan jauh, keluar masuk hotel demi mendapatkan penginapan yang paling ramah budget. Beda lagi jika saya traveling-nya ke Bali, tanpa peta atau detail list hotel-pun, asal datang ke Jalan Poppies II, saya pasti bisa mendapatkan penginapan dengan gampang :D

Bagaimana Memilih Hostel/Hostel

Apalagi!? Pilih saja hostel/hotel yang paling murah tarifnya!

Sudah semestinya, pasti banyak yang mencari harga yang termurah. Cuma, kadang menurut saya murah haruslah sesuai dengan kondisinya. “Value for money,” begitu saya menyebutnya. Ada hotel yang muraaaah, tapi lokasinya jauh dari kota atau tempat yang ingin saya datangi. Jadinya saya pasti tetap mengeluarkan biaya ekstra kalau memaksa menginap disitu. Mungkin juga kalau ditotal bisa lebih mahal dari hotel/hostel yang agak mahal, tapi dekat dengan kota tadi.

Fasilitas dan servis juga menjadi pertimbangan saya untuk memilih hostel/hotel. Untuk traveling yang tidak memakan waktu lama, hotel yang menyediakan gratis sarapan pagi pasti selalu saya pilih. Paling tidak, saya tidak perlu ribet membuat atau mencari sarapan pagi sendiri.

Tidak ada hostel/hotel, ryokan pun jadi. Kadang mencari penginapan secara random itu bisa membawa keberuntungan. Kamar unik seperti ini hanya 3600 Yen atau sekitar IDR 360.000 per/malam
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Tidak ada hostel/hotel, ryokan pun jadi. Kadang mencari penginapan secara random itu bisa membawa keberuntungan. Kamar unik seperti ini hanya 3600 Yen atau sekitar IDR 360.000 per/malam

Kadang, promo juga menjadi faktor yang paling menarik hati. Apalagi jika ada resort yang membanting harga hingga menjadi sangat murah. Kalau saya menemukan yang seperti itu, meskipun ada beberapa hostel/hotel yang menawarkan harga lebih rendah, tapi hanya berbeda 100 atau 200 ribu, saya pasti memilih si resort yang lagi banting harga tadi.

Buat saya, murah dan mahal itu relatif. Kapan lagi bisa nginep di resort? Backpacking kan bukan berarti harus selalu kere, tapi bagaimana memanfaatkan kesempatan untuk pengalaman baru yang maksimal. Lebih seneng lagi, kalau pas sampai di resort yang lagi banting harga, kamar yang dipesan sudah habis, dan kemudian diupgrade ke kamar yang lebih bagus. Nah lho, saya kadang memang beruntung. *based on true story*

Lokasi Hostel/ Hotel Yang Bagaimana Enaknya?

Biasanya, sebisa mungkin saya cari hostel yang lokasinya paling dekat dengan destinasi atau kota yang akan saya kunjungi. Namun kalau hal itu tidak memungkinkan, entah karena sudah full booked atau memang harganya terlalu mahal, saya akan mencari yang paling murah dan paling dekat dengan stasiun atau terminal.

Ukuran dekat buat tiap orang pasti berbeda – beda, buat saya jalan kaki 10 – 20 menit itu masih tergolong dekat, karena memang saya suka jalan. Namun, untuk kebanyakan orang biasanya yang dikategorikan dekat itu adalah sekitar 5 – 10 menit jalan kaki ke destinasi, stasiun atau terminal.

Saya biasanya selalu menggunakan yang namanya Google Maps untuk melihat lokasi suatu hostel/hotel sebelum melakukan booking. Paling tidak saya tahu posisi hostel/hotel ke fasilitas umum terdekat sekerti mini market yang bakal menyelamatkan saya dari kelaparan. Atau, stasiun dan terminal yang akan mengantarkan saya ke destinasi selanjutnya.

Kenyamanan Hostel/Hotel Bagaimana?

Kecuali saya pengeeeen… banget leyeh – leyeh, bersantai atau sedang (akan) honeymoon, biasanya saya kurang memperhatikan kenyamanan yang berlebihan. Bisa tidur dengan tenang setelah seharian berpetualang kesana – kesini adalah lebih dari cukup! Sukur – sukur kalau tempat saya menginap mempunyai fasilitas lebih seperti air panas. Tentunya saya pasti akan segera mem-booking hostel/hotel murah yang mempunyai fasilitas mewah ini :D

Kalau budget travelingnya lagi ketat, menginap di warnet atau bandara pun tidak masalah buat saya :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Kalau budget travelingnya lagi ketat, menginap di warnet atau bandara pun tidak masalah buat saya :D

Selebihnya, kenyamanan ini memang sangat relatif. Karena ada juga orang yang sudah menginap di hotel bintang 5 pun masih merasa kurang. Kalau saya, tidur di bandara asal budget tidak over sudah cukup sekali! Yang penting bisa istirahat, dan jalan – jalan bisa teruuus!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
IkutiĀ travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakanĀ kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di [email protected] Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

4 Responses

  1. Swastika Nohara says:

    Benar sekali… dan jangan begitu saja percaya foto kamar/hostel yg ditampilkan di website. Hostel paling busuk dan nggak aman yg pernah saya inapi adalah di Barcelona. Padahal foto2nya di hostelworld-dot-com tampak bagus, nyaman.
    swastikanohara.wordpress.com

    • Rijal Fahmi says:

      walah~ pernah dapet hotel kayak gitu? kasih rating jelek aja di website tempat booking, biar yang lain enggak kena kak :|

  2. Noe says:

    Bener bgt si, milih jenis akomodasi itu tergantung kita maj setting perjalanannya ky apa. Mau santai atau nggembel :D klo niatnya mau nggembel ya tdr di masjid jg ok aku jg. Haha

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this: